Rabu, 10 Maret 2010

Apa yang dimaksud dengan Demokrasi itu?

Apa yang dimaksud dengan Demokrasi itu?

· Sejarah Demokrasi.

Kata demokrasi berasal dari bahsa Yunani, demos berarti rakyat, dan cratos, cratia atau kratein berarti pemerintahan. Demokrasi berarti pemerintahan dari, oleh, dan untuk rakyat. Demokrasi mendasarkan pada keyakinan bahwa semua manusia adalah anggota masyarakat yang bebas dan berhak sama. Demokrasi bersandar pada hak sama setiap anggota masyarakat yang dewasa untuk memilih anggota-anggota palemen, yang merupakan badan perwakilan segala partai dengan pendapatnya masing-masing di bidang politik, agama, social, budaya, pertahanan, dan keamanan, seperti dalam UUD. Hakikat demokrasi adalah menghormati dan menghargai pendapat golongan minoritas.

· Pembicaraannya

Demokrasi yaitu bentuk atau mekanisme sistem pemerintah suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warganegara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut.

Salah satu pilar demokrasi adalah prinsip trias politica yang membagi ketiga kekuasaan politik negara (eksekutif, yudikatif dan legislatife)untuk diwujudkan dalam tiga jenis lembaga negara yang saling lepas (independen) dan berada dalam peringkat yg sejajar satu sama lain. Kesejajaran dan independensi ketiga jenis lembaga negara ini diperlukan agar ketiga lembaga negara ini bisa saling mengawasi dan saling mengontrol berdasarkan prinsip checks and balances.

Ketiga jenis lembaga-lembaga negara tersebut adalah lembaga-lembaga pemerintah yang memiliki kewenangan untuk mewujudkan dan melaksanakan kewenangan eksekutif, lembaga-lembaga pengadilan yang berwenang menyelenggarakan kekuasaan judikatif dan lembaga-lembaga perwakilan rakyat (DPR, untuk Indonesia) yang memiliki kewenangan menjalankan kekuasaan legislatif. Di bawah sistem ini, keputusan legislatif dibuat oleh masyarakat atau oleh wakil yang wajib bekerja dan bertindak sesuai aspirasi masyarakat yang diwakilinya (konstituen) dan yang memilihnya melalui proses pemilihan umum legislatif, selain sesuai hukum dan peraturan.

Selain pemilihan umum legislatif, banyak keputusan atau hasil-hasil penting, misalnya pemilihan presiden suatu negara, diperoleh melalui pemilihan umum. Pemilihan umum tidak wajib atau tidak mesti diikuti oleh seluruh warganegara, namun oleh sebagian warga yang berhak dan secara sukarela mengikuti pemilihan umum. Sebagai tambahan, tidak semua warga negara berhak untuk memilih (mempunyai hak pilih).

Kedaulatan rakyat yang dimaksud di sini bukan dalam arti hanya kedaulatan memilih presiden atau anggota-anggota parlemen secara langsung, tetapi dalam arti yang lebih luas. Suatu pemilihan presiden atau anggota-anggota parlemen secara langsung tidak menjamin negara tersebut sebagai negara demokrasi sebab kedaulatan rakyat memilih sendiri secara langsung presiden hanyalah sedikit dari sekian banyak kedaulatan rakyat. Walapun perannya dalam sistem demokrasi tidak besar, suatu pemilihan umum sering dijuluki pesta demokrasi. Ini adalah akibat cara berpikir lama dari sebagian masyarakat yang masih terlalu tinggi meletakkan tokoh idola, bukan sistem pemerintahan yang bagus, sebagai tokoh impian ratu adil. Padahal sebaik apa pun seorang pemimpin negara, masa hidupnya akan jauh lebih pendek daripada masa hidup suatu sistem yang sudah teruji mampu membangun negara. Banyak negara demokrasi hanya memberikan hak pilih kepada warga yang telah melewati umur tertentu, misalnya umur 18 tahun, dan yang tak memliki catatan kriminal (misal, narapidana atau bekas narapidana).

Demokrasi menempati posisi vital dalam kaitannya pembagian kekuasaan dalam suatu negara (umumnya berdasarkan konsep dan prinsip trias politica) dengan kekuasaan negara yang diperoleh dari rakyat juga harus digunakan untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. Prinsip semacam trias politica ini menjadi sangat penting untuk diperhitungkan ketika fakta-fakta sejarah mencatat kekuasaan pemerintah (eksekutif) yang begitu besar ternyata tidak mampu untuk membentuk masyarakat yang adil dan beradab, bahkan kekuasaan absolut pemerintah seringkali menimbulkan pelanggaran terhadap hak-hak asasi manusia.

Demikian pula tulisan yang saya buat ini semata-mata hanya untuk melengkapi ataupun menyelesaian tugas-tugas perkuliahan yang diberikan kepada saya ini. Bila ada kata-kata yang salah mohon untuk di maklumin. Atas perhatiannya saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih.

Klik di sini untuk membatalkan balasan.

Selasa, 09 Maret 2010

Pengertian Penalaran Dan Cara Penalaran yang baik di dalam Penulisan ilmiah

Pengertian Penalaran

Dan

Cara Penalaran yang baik di dalam Penulisan ilmiah

Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (observasi empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.
Dalam penalaran, proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis (antesedens) dan hasil kesimpulannya disebut dengan konklusi (consequence). Hubungan antara premis dan konklusi disebut konsekuensi.


Metode dalam menalar

Ada dua jenis metode dalam menalar yaitu induktif dan deduktif. :

1. Induktif

2. Deduktif

Metote induktif

  • Metode berpikir induktif adalah metode yang digunakan dalam berpikir dengan bertolak dari hal-hal khusus ke umum.
  • Hukum yang disimpulkan difenomena yang diselidiki berlaku bagi fenomena sejenis yang belum diteliti.
  • Generalisasi adalah bentuk dari metode berpikir induktif.


Metode deduktif


Metode berpikir deduktif adalah metode berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus.

Contoh: Masyarakat Indonesia konsumtif (umum) dikarenakan adanya perubahan arti sebuah kesuksesan (khusus) dan kegiatan imitasi (khusus) dari media-media hiburan yang menampilkan gaya hidup konsumtif sebagai prestasi sosial dan penanda status sosial.
Bagian ini membutuhkan pengembangan



Konsep dan simbol dalam penalaran
Penalaran juga merupakan aktifitas pikiran yang abstrak, untuk mewujudkannya diperlukan simbol. Simbol atau lambang yang digunakan dalam penalaran berbentuk bahasa, sehingga wujud penalaran akan akan berupa argumen.
Kesimpulannya adalah pernyataan atau konsep adalah abstrak dengan simbol berupa kata, sedangkan untuk proposisi simbol yang digunakan adalah kalimat (kalimat berita) dan penalaran menggunakan simbol berupa argumen. Argumenlah yang dapat menentukan kebenaran konklusi dari premis.

Berdasarkan paparan di atas jelas bahwa tiga bentuk pemikiran manusia adalah aktivitas berpikir yang saling berkait. Tidak ada ada proposisi tanpa pengertian dan tidak akan ada penalaran tanpa proposisi. Bersama – sama dengan terbentuknya pengertian perluasannya akan terbentuk pula proposisi dan dari proposisi akan digunakan sebagai premis bagi penalaran. Atau dapat juga dikatakan untuk menalar dibutuhkan proposisi sedangkan proposisi merupakan hasil dari rangkaian pengertian.


Syarat-syarat kebenaran dalam penalaran

Jika seseorang melakukan penalaran, maksudnya tentu adalah untuk menemukan kebenaran. Kebenaran dapat dicapai jika syarat – syarat dalam menalar dapat dipenuhi.

  • Suatu penalaran bertolak dari pengetahuan yang sudah dimiliki seseorang akan sesuatu yang memang benar atau sesuatu yang memang salah.
  • Dalam penalaran, pengetahuan yang dijadikan dasar konklusi adalah premis. Jadi semua premis harus benar. Benar di sini harus meliputi sesuatu yang benar secara formal maupun material. Formal berarti penalaran memiliki bentuk yang tepat, diturunkan dari aturan – aturan berpikir yang tepat sedangkan material berarti isi atau bahan yang dijadikan sebagai premis tepat.


PENALARAN DI DALAM PENULISAN ILMIAH

Bahasa adalah alat komunikasi lingual manusia, baik secara lisan maupun tertulis atau symbol/lambang yang dihasilkan dari ujaran manusia dalam rangka menjalankan fungsi bahasa. dalam fungsi dasar bahasa yang tidak dihubungkan dengan status dan nilai-nilai sosial. Setelah dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari-yang di dalamnya selalu ada nilai-nilai dan status bahasa tidak dapat ditinggalkan.Pada dasarnya, bahasa memiliki fungsi-fungsi tertentu yang digunakan berdasarkan kebutuhan seseorang, Fungsi bahasa tersebut dibagi menjadi 5 (lima) :

  1. Sebagai alat komunikasi,
  2. Sebagai alat ekpresi diri,
  3. Sebagai alat Kontrol social dan integrasi,
  4. Sebagai alat adaptasi, dan
  5. Sebagai alat berpikir.

Dalam berbagai tulisan ilmiah, bahasa sering diartikan sebagai tulisan yang mengungkapkan buah pikiran sebagai hasil dari pengamatan, tinjauan, penelitian yang seksama dalam bidang ilmu pengetahuan tertentu, menurut metode tertentu, dengan sistematika penulisan tertentu, serta isi, fakta dan kebenarannya dapat dibuktikan dan dapat dipertanggungjawabkan. Bentuk-bentuk karangan ilmiah identik dengan jenis karangan ilmiah, yaitu makalah, laporan praktik kerja, kertas kerja, skripsi, tesis dan disertasi.

Ragam bahasa karya tulis ilmiah atau akademik hendaknya mengikuti ragam bahasa yang penuturnya adalah terpelajar dalam bidang ilmu tertentu. Ragam bahasa ini mengikuti kaidah bahasa baku untuk menghindari ambiguitas makna karena karya tulis ilmiah tidak terikat oleh waktu. Dengan demikian, ragam bahasa karya tulis ilmiah sedapat-dapatnya tidak mengandung bahasa yang sifatnya kontekstual seperti ragam bahasa jurnalistik. Tujuannya adalah agar karya tersebut dapat dipahami oleh pembaca yang tidak berada dalam situasi atau konteks saat karya tersebut diterbitkan.

Masalah ilmiah biasanya menyangkut hal yang bersifat abstrak atau konseptual yang sulit dicari analoginya dengan keadaan nyata. Untuk mengungkapkan hal semacam itu, diperlukan struktur bahasa dan kosakata yang canggih.

Ciri-ciri bahasa keilmuan adalah kemampuaannya untuk membedakan gagasan atau pengertian yang memang berbeda dan strukturnya yang baku dan cermat. Dengan karakteristik ini, suatu gagasan dapat terungkap dengan cermat tanpa kesalahan makna bagi penerimanya.

Ciri ragam bahasa tulis :

  • Kosa kata yang digunakan dipilih secara cermat,
  • Pembentukan kata dilakukan secara sempurna,
  • Kalimat dibentuk dengan struktur yang lengkap dan,
  • Paragraf dikembangkan secara lengkap dan terpadu.

Sifat ragam bahasa tulis :

  • Cendekia

Bahasa yang cendekia mampu membentuk pernyataan yang tepat dan seksama, sehingga gagasan yang disampaikan penulis dapat diterima secara tepat oleh pembaca.

  • Lugas

Paparan bahasa yang lugas akan menghindari kesalah-pahaman dan kesalahan menafsirkan isi kalimat dapat dihindarkan. Penulisan yang bernada sastra yang perlu dihindari.

  • Jelas

Gagasan akan lebih mudah dipahami apabila dituangkan dalam bahasa yang jelas. Hubungan antara gagasan yang satu dengan gagasan yang lainnya juga harus jelas. Kalimat yang tidak jelas, umumnya akan muncul pada kalimat yang sangat panjang.

  • Formal

Bahasa yang digunakan dalam komunikasi ilmiah bersifat formal. Tingkat keformalan bahasa dalam tulisan ilmiah dapat dilihat pada lapis kosakata, bentukan kata dan kalimat.

  • Obyektif

Sifat obyektif tidak cukup dengan hanya menempatkan gagasan sebagai pangkal tolak, tetapi juga diwujudkan dalam penggunaan kata.

  • Konsisten

Unsur bahasa, tanda baca dan istilah, sekali digunakan sesuai dengan kaidah maka untuk selanjutnya digunakan secara konsisten.

  • Bertolak dari Gagasan

Bahasa ilmiah digunakan dengan orientasi gagasan. Pilihan kalimat yang lebih cocok adalah kalimat pasif, sehingga kalimat aktif dengan penulis sebagai pelaku perlu dihindari.

  • Ringkas dan Padat

Ciri padat menujuk pada kandungan gagasan yang diungkapkan dengan unsur-unsur bahasa. Karena itu, jika gagasan yang terungkap sudah memadai dengan unsur bahasa yang terbatas tanpa pemborosan, ciri kepadatan sudah terpenuhi.

Referensi :

Penulisan saya di atas ini tentang “PENALARAN”, saya ambil dari berbagi sumber-sumber yang menjelaskan tentang penalaran yang baik dan benar di dalam pembuatan penulisan. Dan apabila di dalam penulisan saya ini ada kata-kata yang salah mohon di maklumin. Demikian penulisan saya ini saya ucapkan terima kasih.

Minggu, 07 Maret 2010

Biografi dan cerita pendek tentang saya

Biografi dan cerita pendek

tentang saya

Nama saya Dendy Mitapripayogi seorang mahasiswa Universitas Gunadarma, saya lulusan SMA.N 93 Jakarta. Saya lulus SMA pada tahun 2007. dan saya lahir di Jakarta pada tanggal 2-desember-1988. selain saya berkuliah saya juga menjalankan bisnis Limit Order dalam bentuk penjualan Produk-Produk dalam negri, dan adapun pemasaran Cetring Ibu saya sendiri. Saya melakukan ini karena semata-mata saya ingin hidup yang mandiri, hidup yang tidak merepotkan orang tua saya lagi, dank arena itu saya ingin membantu perekonomian keluarga saya yang lebih baik lagi. Saya masih bertempat tinggal bersama orang tua saya di Komplek PASPAMPRES jl.Murai III nomor 11 Rt 008 / Rw.06 kel.Tengah kec.Kramat jati Jakarta Timur.

saya terlahir dari keluarga TNI bahagia dan sederhana, saya adalah anak putra ke-2 dari tiga bersaudara. Saya mempunyai kakak yang bernama Poni Gunawan seorang karyawan PT.PLN dan sekarang kakak saya sudah mempunyai istri yang bernama Dessy. Mereka hidup berbahagia di kediamannya sendiri. Lalu saya juga mempunyai adik yang bernama Merinal Prihartana, adik saya ini masih duduk di bangku sekolah SMA.N 93 kelas 3 yang sebentar lagi insa allah akan lulus.

Orang tua saya adalah Bapak Asep Supriatna, bapak saya ini lahir di tanah sunda yang tepatnya di kota Majalengka Jawa Barat. bapak saya ini adalah orang tua yang sangat hebat karena ia sangat bersemangat dalam mensejahterakan keluarganya dalam bentuk apapun. Bapak saya juga seorang TNI-AL yang mempunyai sifat disiplin dalam waktu dan istrinya adalah Ibu Sri Sugiatmi, ia adalah sosok wanita yang tangguh dalam membantuk untuk memsejahterahkan keluarganya. Ia adalah ibu rumah tangga yang kreatif dalam membuat Cetring makanan apapun saja.

Kami semua sekarang hidup bahagia walaupun dalam perekonomian pas-pasan. Menurut saya kebahagiaan bukan hanya di lihat dari harta saja, tetapi kebahagiaan yang sangat menarik adalah jika kebahagiaan itu bias tertuang ataupun berbagi dengan yang lain maka kebahagiaan itu sangatlah baik. Kami selalu kumpul-kumpul di sebuah rumah yang berlantai dua, disaat itu kebahagiaan yang tak ternilai dating. Kami becanda-canda, kami juga saling memberikan sport satu dengan yang lain untuk menuju masa depan yang lebih baik lagi.

Adapun cerita yang lebih banyak lagi dalam kehidupan keluarga saya ini. Dan demikian cerita pendek saya bersama keluarga saya. Jika di dalam penulisan ada kata-kata yang salah mohon di maafkan. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Mewajibkan kita berbahasa indonesia di Negara Indonesia ini

Mewajibkan kita berbahasa indonesia

di Negara Indonesia ini

Bahasa adalah alat komunikasi yang sangat vital bagi manusia. Sebagai alat komunikasi, bahasa dipakai untuk menghubungkan perbedaan, persamaan serta berbagai dialektika perabadan dari zaman kuno hingga sekarang. Tanpa bahasa seolah-olah dunia ini terasa gelap gulita. Bahasa timbul dari kesewenang-wenangan suatu kelompok masyarakat dimana mereka menyetujui akan bahasa yang timbul tersebut.

Oleh sebab itu Negara kita ini adalah Negara indonesia. Jadi Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi Republik Indonesia dan bahasa yang persatuan Bangsa Indonesia dari sabang sampai moeroke. Dan Bahasa Indonesia diresmikan penggunaannya setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada tanggal 17-agustus-1945, tepatnya sehari sesudahnya, bersamaan dengan mulai berlakunya konstitusi. Di timor leste Bahasa Indonesia adalah yang sering digunakan untuk bahasa kerja.

Pengertian
Berbahasa Indonesia dengan baik dan benar dapat diartikan pemakaian ragam bahasa yang serasi dengan sasarannya dan yang disamping itu mengikuti kaidah bahasa yang betul. Ungkapan bahasa Indonesia yang baik dan benar, sebaliknya, mengacu ke ragam bahasa yang sekaligus memenuhi persyaratan kebaikan dan kebenaran.


Bahasa yang baik dan benar itu memiliki empat fungi :
(1) fungsi pemersatu kebhinnekaan rumpun dalam bahasa dengan mengatasi batas-batas kedaerahan;

(2) fungsi penanda kepribadian yang menyatakan identitas bangsa dalam pergaulan dengan bangsa lain;

(3) fungsi pembawa kewibawaan karena berpendidikan dan yang terpelajar; dan


(4) fungsi sebagai kerangka acuan tentang tepat tidaknya dan betul tidaknya pemakaian bahasa.

Dari sudut pandang linguistika , Bahasa Indonesia adalah suatu varian bahasa melayu. Dasar yang dipakai adalah bahasa melayu riau dari abad ke-19, namun mengalami perkembangan akibat penggunaanya sebagai bahasa kerja dan proses pembakuan di awal abad ke-20. Hingga saat ini, Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang hidup, yang terus menghasilkan kata-kata baru, baik melalui penciptaan, maupun penyerapan dari bahasa daerah dan bahasa asing.

Meskipun saat ini dipahami oleh lebih dari 90% warga Indonesia, Bahasa Indonesia tidak menduduki posisi sebagai bahasa ibu bagi mayoritas penduduknya. Sebagian besar warga Indonesia berbahasa daerah sebagai bahasa ibu. Penutur Bahasa Indonesia kerap kali menggunakan versi sehari-hari (kolokial) dan/atau mencampuradukkan dengan dialek Melayu lainnya atau bahasa ibunya. Namun demikian, Bahasa Indonesia digunakan sangat luas di perguruan-perguruan, di surat kabar, media elektronika, perangkat lunak, surat-menyurat resmi, dan berbagai forum publik lainnya, sehingga dapatlah dikatakan bahwa Bahasa Indonesia digunakan oleh semua warga Indonesia.

Indonesia adalah Negara yang kaya akan budaya. Bahasa adalah salah satu dari keanekaragaman budaya. Di setiap daerah mempunyai bahasa yang berbeda-beda, seperti dipulau jawa masyarakatnya berkomunikasi dengan menggunakan bahasa jawa. Bahasa jawa juga di bagi lagi, ada bahasa jawa kasar dan halus, setiap hari mereka berbicara dengan bahasa jawa. Dengan kebiasaan mereka yang seperti itu akan menyebabkan mereka tidak mengerti bahasa Indonesia. Saya mempunyai pengalaman, ketika saya pulang kampung bertemu dengan nenek saya, saya sangat bingung dan sulit untuk berkomunikasi dikarenakan nenek saya tidak bisa menggunakan bahasa Indonesia dan tidak mengerti bahasa Indonesia.

Dengan membiasakan komunikasi dengan bahasa Indonesia akan memudahkan kita dalam berkomunikasi antar daerah. Kita bangsa Indonesia maka bahasa yang di gunakan adalah bahasa Indonesia. Sebagai orang indonesia, pasti beranggapan bahwa kita ini sudah mengerti bahasa indonesia. Pada kenyataannya ternyata belum, yang membuat saya terkejut adalah banyaknya penulis yang belum mahir menggunakan bahasa Indonesia. Saya sendiri merasa bahasa Indonesia saya masih lemah semestinya kita belajar lagi. Jangan karena merasa sudah menggunakan bahasa indonesia sehari-hari lantas otomatis pandai. Ayo kita belajar bahasa Indonesia lagi, Bagaimana kita bisa menghargai budaya kita kalau bahasa Indonesia kita kacau belum benar.

Minggu, 21 Februari 2010

PRODUK KARYA BANGSA

PRODUK KARYA BANGSA



Hai…Kawan – kawan sekalian dmanapun berada.,

Saya “Dendy Mitapripayogi”.

Alamat saya :

Kompl. PASPAMPRES jl.murai III no.11 Rt. 008/ Rw. 06, Kel. Tengah Kec.Kramatjati,

Jakarta Timur

Dan saya lagi mempromosikan produk dalam negeri yg nggak kalah bagus dengan produk luar. Selain itu harganya murah kok.

Jadi bagi siapa saja yg mau memesan silakan hubungin saya ke nomor telepon yg sudah ada pada gambar katalognya.







Terima Kasih.

Penjualan Polo T-Shirt

Penjualan Polo T-Shirt


Hai…Kawan – kawan sekalian dmanapun berada.,

Saya “Dendy Mitapripayogi”.

Ohyaa PIALA DUNIA sudah dateng.., ayo kita ramaikan dengan menggunakan t-shirt kesebelasan negara kesayangan temen2.., Polo Shirt asli loh., harganya kalau beli satuan 100rb/pc tp kLo pembelian diatas 3 hArganya 95rb/pc.,
tp lum termasuk biaya kirim yaa (klo mu lngsung dikirim ke tmpt tmen2)..,

Jadi jika teman – teman berminat untuk memesan silakan hubungin CP yg ada d gambarnya.

oke…



















Terima Kasih.


Salam Saya

"Dendy Mitapripayogi"

tlp / hp.: ( 085882020253 )

Kamis, 19 November 2009

MOTIVASI DI DALAM PRILAKU KONSUMEN

MOTIVASI DI DALAM

PRILAKU KONSUMEN

Pengertian Motivasi :

Motivasi adalah sebuah dorongan /tenaga pendorong pada diri individu/seseorang untuk melakukan sesuatu usaha guna untuk memenuhi kebutuhannya yang belum terpenuhi.

kebutuhan manusia sebagai individu terbagi menjadi dua, :

1. kebutuhan dasar ,

2. kebutuhan perolehan.

No

Kebutuhan Dasar

Kebutuhan Perolehan

1

Bersifat fisiologis biogenis

Bersifat psikologis psikogenis

2

Lapar, Haus, air, udara, pakaian, Istirahat, perumahan, seks, olahraga, dll

Memperoleh penghargaan diri, martabat, kasih sayang,kekuasan, pengetahuan

3

Disebut kebutuhan primer/motif primer

Disebut kebutuhan sekunder/motif sekunder

Kebutuhan Dasar :

Kebutuhan dasar adalah kebutuhan yang di wajibkan bagi setiap diri individu/seseorang untuk melakukan kelangsungan hidup, dan tidak bisa di abaikan begitu saja.

Kebutuhan Perolehan :

Kebutuhan Perolehan adalah kebutuhan yang berhak setiap diri individu/seseorang untuk di dapatkannya dengan usaha yang sungguh-sungguh serta membutuhkan motivasi kuat.

Teori Motivasi Kebutuhan Maslow :

Motivasi kegiatan seseorang adalah usaha untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan pribadi yang bertingkat-tingkat (misalnya : kebutuhan fisik, system keamanan, penghormatan, sosialisasi, serta jati diri). Pemenuhan kebutuhan tersebut dilakukan secara progresif contohnya seperti sebuah tingkat jabatan yang di mulai dari terrendah hingga ke tingkat yang paling tinggi.

Motivasi Konsumen Serta Pengaruh Kelompok
Para konsumen sebagai raja yang perlu dilayani dan anda perlu mengetahui kehendaknya. Untuk memahami hakiki pemasaran, para pemasar perlu memahami perilaku pembeli (Buyer Behavior) secara mendalam.
Para ahli telah mengembangkan beberapa teori perilaku dan motivasi konsumen, diantara yang terkenal adalah : Teori klasik, teori stimulus-response, teori psikoanalitis dan teori gestal.
Telah diyakini bahwa tujuan konsumen membeli adalah usaha untuk memuaskan berbagai macam kebutuhannya. Maslow dalam teori hiraki kebutuhannya mengemukakan bahwa perilaku seorang sangat dipengaruhi oleh usaha dirinya untuk memenuhi kebutuhan yang belum tercapai. Kebutuhan manusia terdiri dari 5(lima tingkat, yaitu kebutuhan fisiologis atau faali, kebutuhan aman dan selamat, kebutuhab kasih sayang, kebutuhab penghargaan, kebutuhan realisasi diri atau penampilan diri.
Para ahli sosiologi menganggap pemasaran sebagai kegiatan-kegiatan orang yang dimotivasi oelh tekanan kelompok maupun oleh keinginan-keinginan individu. Beberapa macam kelompok yang dapat mempengaruhi perilaku konsumen untuk membeli antara lain keluarga, kelas sosial, perkumpulan, teman bisnis, teman sekolah dsb. Individu yang berinteraksi dalam kelompok secara teratur akan menimbulkan pengaruh yang kuat atas perilakunya. Mereka perlu menyesuaikan diri (minimal secara parsial) dengan standard-standard perilaku kelompok agar diterima sebagai anggotanya. Makin erat hubungan individu dengan kelompok makin besar pula pengaruh kelompok terhadap perilaku para anggotanya.
Pada dasarnya manusia diciptakan sama, namun dalam perjalanan hidupnya didalam masyarakat terbentuk kelas-kelas sosial. Kelas sosial mempunyai beberapa ciri yaitu orang yang berada dalam kelas sosial tertentu cenderung berperilaku sesuia kelasnya. Kelas sosial dinyatakan dengan berbagai variabel seperti jabatan, pendapatan, karyawan, pendidikan dan nilai. Dalam masa kehidupannya seseorang bisa berpindah dari satu kelas kelas sosial lainnya apakah kelas atas,kelas menengah maupun kelas bawah.
Dalam mengembangkan strategi pemasaran, para pemasaran harus meneliti hubungan antara produk mereka dengan gaya hidup kelompok pelanggan. gaya hidup adalah pola hidup seseorang dalam kehidupan sehari-hari yang dinyatakan dalam aktivitas, minat, pendapat serta aspek-aspek demografik tertentu.
Klasifikasi kelompok-kelompok konsumen dalam penggunaan produk baru atau jasa baru terbagi dalam beberapa tahap seperti dikemukakkan hasil studi prose difusi. Mereka terbagi menjadi para inovator, pemakai permulaan, mayoritas permulaan, mayoritas lambat dan mereka yang terlambat. Para inovator merupakan kelompok usia muda yang memiliki status sosial dan kekayaan. Mereka sebagai kelompok elit yang mempunyai kontak profesional bisnis dan pribadi diluar lingkungan sosial mereka.

Catatan :

Saya yang bernama Dendy Mitapripayogi meminta maaf jika ada penulisan diatas yang salah ataupun menyimpang, Tulisan ini adalah tulisan yang dibuat untuk menyelesaikan tugas perkuliahan. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

BAGAIMANA BENTUK PENGENALAN PASAR MONOPOLI

BAGAIMANA BENTUK PENGENALAN

PASAR MONOPOLI

Sebelum saya memberitahukan penjelasan lebih lanjut tentang Pasar Monopoli, saya ingin meberitahukan bahwa tulisan ini saya analisis dari buku Mikro Ekonomi Teori Pengantar edisi ketiga.

Buku ini di ciptakan oleh Sadono Sukirno,SE,MS,Sc. Dan di terbitkan oleh PT.Raja Grafindo Persada.

Pengertian Pasar Monopoli

Sruktur pasar yang sangat bertentangan ciri-cirinya dengan persaingan sempurna adalah Pasar Monopoli. Monopoli adalah suatu bentuk pasar dimana hanya terdapat satu perusahaan saja. Dan perusahaan ini menghasilkan barang yang tidak menpunyai barang pengganti yang sangat dekat. Biasanya keuntungan yang diperoleh dari perusahaan monopoli adalah keuntungan melebihi normal dan ini diperoleh karena terdapat hambatan yang sangat tangguh yang dihadapi perusahaan-perusahaan lain untuk memasuki industi tersebut.

Ciri-ciri pasar monopoli sangatlah berbeda dengan pasar persaingan sempurna. Karena pasar monopoli yaitu hanya ada satu perusahaan saja didalam industri tersebut. Dan ada pula cirri-ciri lain yang membedakan antara pasar monopoli dengan persaingan sempurna, yaitu :

· Tidak Mempunyai Barang Pengganti Yang Mirip.

Barang yang dihasilkan perusahaan tidak monopoli tidak dapat digantikan oleh barang lain yang ada didalam pasar. Barang tersebut merupakan satu-satunya jenis barang yangseperti itudan tidak terdapat barang mirip (close substitute) yang dapat menggantikan barang tersebut. Aliran listrik adalah contoh dari barang yang tidak mempunyai barang pengganti yang mirip (misalnya : PLN). Yang ada hanya barang pengganti yang sifatnya berbeda sekali, yaitu lampu minyak. Lampuh minyak tidak dapat menggantikan listik karena, ia tidak dapat digunakan untuk menghidupkan televise atau memanaskan strika/gosokan.

· Tidak Terdapat Kemungkinan Untuk Masuk Ke Dalam Industri

Sifat ini sebab utama yang menimbulkan perusahaan yang mempunyai kekuasaan monopoli. Tanpa sifat ini pasar monopoli tidak akan wujud, karena tanpa adanya halangan tersebut pada akhirnya akan terdapat beberapa perusahaan didalam industri. Keuntungan perusahaan monopoli tidak akan menyebabkan perusahaan-perusahaan lain memasuki industri tersebut. Adanya hambatan kemasukan yang sangat tangguh menghindarkan berlakunya keadaan yang seperti itu. Ada beberapa bentuk hambatan kemasukan ke dalam pasar monopoli. Ada yang bersifat legal, yaitu di batasi oleh undang-undang. Ada yang bersifat teknologi, yaitu teknologi yang digunakan sangat cangih dan tidak mudah dicontoh. Dan ada pula yang bersifat keuangan, yaitu modal yang diperlukan sangat besar.

· Dapat Mempengaruhi Penentuan Harga

Oleh karena itu perusahaan monopoli merupakan satu-satunya penjual didalam pasar yang luas, maka penentuan harga dapat dikuasainya. Oleh sebab itu perusahaan monopoli dipandang sebagai Penentu Harga atau price setter serta sebagai penguasa pasar. Dengan mengadakan pengendalian ke atas produksi dan jumlah barang yang ditawarkan perusahaan monopoli dapat menentukan harga pada tingkat yang dikehendakinya.

· Promosi Iklan Kurang Diperlukan

Oleh karena itu perusahaan monopoli adalah satu-satunya perusahaan didalam industri, ia tidak perlu mempromosikan barangnya dengan menggunakan iklan. Pembeli yang memerlukan barang yang diproduksikannya terpaksa membeli daripadanya. Walaupun bagaimanapun perusahaan monopoli sering membuat iklan. Iklan tersebut bukanlah bertujuan untuk menarik pembeli, tetapi untuk memelihara hubungan baik dengan masyarakat.

FAKTOR-FAKTOR YANG MENIMBULKAN MONOPOLI

Terdapat tiga factor yang dapat menyebabkan wujudnya pasar (perusahaan) monopoli. Ketiga factor tersebut adalah :

  1. perusahaan monopoli mempunyai suatu sumber daya tertentu yang unik dan tidak dimiliki oleh perusahaan lain, tetapi sangat dibutukan oleh masyarat.
  2. perusahaan monopoli pada umumnya dapat menikmati skala ekonomi (economies of scale) hingga ke tingkat produksi yang sangat tinggi, serta mendapatkan keuntungan yang melebihi normal.
  3. monopoli wujud dan berkembang melalui undang-undang, yaitu pemerintah memberikan suatu hak monopoli kepada perusahaan yang melakukannya tersebut.

KESIMPULAN DARI PASAR MONOPOLI YAITU :

  • Pasar monopoli adalah pasar barang dimana hanya terdapat satu produsen dalam pemasaran. Cirri penting dari perusahaan monopoli adalah : barang yang diproduksinya tidak mempunyai pengganti, hambatan untuk memasuki pasar sangat besar dan mempunyai kekuasaan yang besar untuk mempengaruhi harga.
  • Terwujudnya monopoli terutama disebabkan oleh salah satu atau gabungan tiga factor.
  • Kebaikan perusahaan monopoli adalah :
    1. apabila menikmati skala ekonomi, biaya produksi lebuh murah daripada difirma pasar persaingan sempurna, dan tingkat produksi lebih besar.
    2. mutu barang semakin meningkat dan harganya semakin murah apabila perusahaan terus-menerus melakukan pengembangan dan inovasi.
    3. kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan apabila monopoli dapat terus menghasilkan barng yang murah dan lebih bermutu.

Sabtu, 14 November 2009

“ TOUR THE JAKMANIA FACEBOOK COMMUNITY“

“ TOUR THE JAKMANIA FACEBOOK COMMUNITY“

sebelumnya saya mau memberikan salam jempol telunjuk kepada semua the jak mania yang telah berpartisipasi mengikuti acara dari kami the jakmania facebook community yang bertujuan memperat tali persaudaran antara sesama the jakmania. Acara ini kami adakan pada tanggal 7-8 november 2009 yang ditempat vila karang bolong, Anyer.
Peserta yang mengikuti acara dari kami ini ada 50 orang The Jakmania. Peserta yang ikut bukan hanya dari jakarta saja, ada peserta yang berasal dari daerah-daerah diluar jakarta, diantaranya Jakmania Tegal, Jakmania Karawang, Jakmania Purwakarta, Jakmania Manado, serta lain-lainnya. Kami berangkat dari tempat seketariatan The Jakmania yang berlokasi di stadion lebak bulus, Jakarta. Kami mulai meninggalkan lebak bulus pada pukul 13.30 wib. Kami berangkat menuju ke Anyer dengan menggunakan bus TNI-AL, dan kami semua juga didampingi oleh Ayah Rico yang menjabat sebagai ketua harian The Jakmania, Indra Litbang serta Korlap-korlap dari The jakmania yang akan memberikan perlindungan di dalam keberangkatan kami semua ini.
Empat jam telah kami lalui di dalam perjalanan, dan akhirnya sampai juga di gerbang tol Cilegon barat. Di luar gerbang tol Cilegon Barat kami mendapatkan sambutan yang sangat simpatik dari anak-anak The Jakmania Cilegon, lalu kami di kawal dengan puluhan sepeda motor untuk menuju ke tempat tujuan kami yaitu vila karang bolong, Anyer. Di pertengahan jalan kami pun juga mendapat sambutan dari The Jakmania Serang yang juga mengendarakan sepeda motor. Kami sangat senang sekali karena bukan di jakarta saja anak-anak The Jakmania berada, dan rasa cape, letih, serta pegel telah hilang yang disebabkan dengan melihatnya sambutan-sambutan yang sangat luar biasa dari anak-anak The Jakmania Cilegon dan anak-anak The Jakmania Serang.
Dan akhirnya kami sampai juga di tempat tujuan akhir kami yaitu vila karang bolong Anyer pada pukul 17.30 wib. Lalu kami mulai membereskan segala perlengkapan-perlengkapan acara yang kami bawa. Setelah selesai nyiapkan persiapan acara, anak-anak The Jakmania langsung melepas kepenatan dengan langsung menyebur ke laut.
Setelah itu kami mendapatkan intrukmen-intrukmen dari penggurus-penggurus The Jakmania sebagai arahan tata tertib untuk tidak mencari masalah di tempat orang lain. Kemudian dilanjutkan dengan melakukan sholat Maghrib dan Isya secara berjamah yang di imami oleh Ayah Rico selaku pembimbing dalam acara tersebut.

Acara dilanjutkan dengan makan bersama secara prasmanan, kebersamaan antara pengurus The Jakmania dengan Anggota The Jakmania terjalin dengan hikmat. Setelah semuanya pada kenyang, acara dilanjutkan dengan pemberian materi oleh pengurus The Jakmania mulai dari Kondisi tim Persija U-21 yang sangat mengenaskan karena mendapatkan fasilitas yg kurang layak, sejarah singkat berdirinya The Jakmania, penjelasan tata cara mendaftarkan diri menjadi anggota The jakmania sampai dengan persyaratan untuk dapat mendirikan korwil.

Ditengah-tengah acara, ada sedikit masalah karena ada puluhan motor beratribut viking yang melintas bolak-balik dengan menggeber-geber motornya didepan villa. Tapi suasana dapat kembali kondusif setelah Pengurus the jakmania dapat menenangkan seluruh peserta untuk tidak terpancing dan tidak memulai terlebih dahulu.

Acara dilanjutkan dengan malam keakraban dengan games-games yg membuat suasana pantai terasa hidup. Canda dan tawa punsangat terlihat dengan kecerian seluruh peserta yg sangat menikmati acara ini. Setelah itu dilanjutkan dengan pembakaran api unggun dipinggrir pantai.

Pada pagi harinya sekitar jam 06.00 kegiatan mulai kembali terlaksana, ada beberapa peserta a yang mengunjungi lokasi wisata karang bolong, ada yang berenang dipantai, ada yang bermain sepak bola, adapula yang masih larut dalam tidurnya.

Suasana menjadi sangat meriah setelah kami kembali kedatangan dari anak-anak dari the jakmania Cilegon – Banten dengan menggunakan angkot sewaan dan beberapa motor. Panitiapun telah menyiapkan beberapa games untuk dapat mempererat persaudaraan. Dan dilanjutkan dengan pemberian materi terakhir yang disampaikan oleh Chairul Ichsan atau yang biasa dipanggil dengan Bang Chibom yang menjabat sebagai Kabid. Humas The Jakmania.
Kamudian dilanjutkan dengan makan siang bersama dengan penuh keceriaan, canda tawa dan celetukan-celetukan jail terdengar dari para peserta yg sangat menikmati acara makan bersama dengan menu yg seadanya ini.

Setiap pertemuan pasti ada perpisahan. Setelah acara makan siang panitia melakukan acara penutupan yang begitu haru dari semua peserta, panitia maupun pengurus The Jakmania. Panitiapun sempat memberikan simbolis persahabatan unuk perwakilan dari Jakmania Cilegon dan Jak Angel Cilegon berupa kaos The Jakmania Facebook Community.Dan sebelum berpisah kami pun menyempatkan diri untuk foto bersama untuk dijadikan kenang-kenangan.